Susu Kambing Cair Untuk Bayi - Jenis Kambing Unggul

Susu Kambing Cair Untuk Bayi - Jenis Kambing Unggul

Susu Kambing Cair Untuk Bayi - Jenis Kambing Unggul


Peternak tradisional yang belum dapat penyuluhan umumnya hanya memelihara kambing kacang. Disamping harga induknya terjangkau ‘kocek’ peternak, kambing kacang juga mudah ditemui. Padahal, bibit yang dipelihara dengan baik belum tentu produksinya baik jika tidak berasal dari jenis kambing unggul.  Ada banyak jenis bibit unggul yang dapat dipilih peternak dalam mengembangkan usaha pembibitannya agar bernilai komersial, seperti kambing etawa, PE, jawarandu, saanen, boer, dan marica.

Pemilihan induk berupa jenis kambing unggul harus memperhatikan kondisi alam yang sesuai, tujuan pemeliharaan, pemasaran, dan kondisi keuangan. Sebaiknya peternak memiliki pejantan PE atau etawa untuk dikawinkan dengan betina jawarandu dalam usaha pembibitan. Tujuannya agar dapat menghasilkan anak kambing yang perkembangan tubuhnya cepat dan besar dengan harga jual tinggi. Di pasaran, harga cempe umur lima bulan bisa mencapai angka Rp 1.000.000,00.

 

1.     Kambing Etawa

Kambing etawa adalah kambing yang relatif lebih mahal. Ciri utamanya adalah berbadan besar. Tinggi pejantan sekitar 90 – 120 cm dan betina hanya mencapai 92 cm. Bobot jantan bisa mencapai 91 kg, sedangkan betina hanya mencapai 63 kg. Telinganya panjang dan terkulai kebawah. Dahi dan hidungnya cembung. Baik jantan maupun betina memiliki tanduk pendek. Kambing jenis ini mampu menghasilkan susu hingga 3 liter per hari.

Keturunan silang (hibrida) kambing etawa dengan kambing lokal dikenal sebagai kambing “peranakan etawa” atau “PE” kambing PE berukuran hampir sama dengan etawa, tetapi lebih adaptif terhadap lingkungan indonesia. Kambing PE primadona kambing. PE jantan banyak diminati 


Susu Kambing Cair Untuk Bayi - Jenis Kambing Unggul




  Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar